Senin, 11 Oktober 2010

artikel ISD


Bocah SD Gantung Diri Gara-Gara Tak Mampu Bayar SPP

            Gara-gara tidak mampu bayar SPP, Mitaful Jannah nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri. Selepas maghrib, bocah 13 tahun yang tinggal di Kelurahan Karang Semande,Kecamatan Karang Malang, Balong Panggang, Gresik, itu menggantungkan setagen sepanjang 395 cm warna putih di lehernya.
            Mengapa Mita nunuh diri ? Atun, adik Sami, mengatakan, korban stres dan bingung karena tidak punya uang biaya tur yang akan diadakan di sekolahnya. “Kalau tidak bisa bayar, katanya tidak boleh ikut rekreasi dan ambil ijasah,”tuturnya.
            Ini diketahui dari surat terakhir yang akan dikirim korban ke orang tuanya di Bali. Surat tersebut ditemukan di tumpukan lemari pakaian korban.
            Orang tua korban saat ini memang berada di Bali sebagai penjual sayur di pasar. Mita yang sehari-hari diasuh oleh Weni-Sami mendapat kiriman uang dari Bali. “Hampir dua tahun orang tuanya tidak ke Gresik,”ucapnya.
            Dari surat itu diketahui bahwa Mita minta kiriman uang Rp.25.000-50.000 karena uang yang dikirimnya sebelumnya sudah habis. Mita minta ibunya segera mengirimkan uang tersebut atau kembali ke Jawa pada bulan Juni.
            Mita juga bilang, dia tidak mau kalau harus minta ke Pakde Katiran lagi karena dia bilang tidak punya uang. Mita juga berkeluh kesah kalau sudah tidak kerasan lagi karen sering dimarahi emak-embah (Wani).
            Bahkan, Mita juga sempat marah dan sakit hati ketika emak embahnya berkata bahwa dirinya makan dan tidur tidak membayar. Jadi, Mita minta tidak usah minta macam-macam. Hal tersebut membuat Mita sakit hati.

(kutipan dari Jawa Pos,15 Juni 2004)
Durkheim dikenal sebagai tokoh yang memperkenalkan sosiologi sebagai satu disiplin ilmu tersendiri. Prestasi Durkheim adalah bagaimana faktor sosial mempengaruhi perilaku manusia. Bahwa perilaku manusia tidak bisa hanya dipahami dari sisi pribadi seseorang saja,kita tetap harus memperhitungkan faktor sosial di sekitarnya. Kesimpulan ini diambil Durkheim berdasarkan penelitiannya seputar orang yang bunuh diri. Ia berpendapat bahwa orang yang memiliki ikatan sosial yang kuat, tidak akan dengan mudah memutuskan untuk melakukan bunuh diri. Hal ini turut menjelaskan mengapa laki-laki yang cenderung independen lebih mudah melakukan bunuh diri. Tapi ia juga berpendapat kalau ikatan itu terlalu kuat, juga membahayakan. Dalam konteks sekarang ini,teori Durkheim bisa jadi menjelaskan bagaimana bunuh diri bisa terjadi pada mereka yang patah hati .

Tidak ada komentar:

Posting Komentar